News  

Sosialisasi 4 Pilar di Lamongan: Pemuda Pancasila Perkuat Ideologi Bangsa

Anggota DPR RI Ahmad Labib, S.H.I., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama kader Pemuda Pancasila Lamongan di Desa Kebonsari Sukodadi, Kamis (15/10/2026), Foto : Hasan Abdullah/Nowtooline)
Anggota DPR RI Ahmad Labib, S.H.I., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama kader Pemuda Pancasila Lamongan di Desa Kebonsari Sukodadi, Kamis (15/10/2026), Foto : Hasan Abdullah/Nowtooline)

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Anggota DPR RI Ahmad Labib, S.H.I., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama kader Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila Kabupaten Lamongan di Jawa Timur. Agenda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman ideologi bangsa sekaligus menegaskan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Komitmen Moral Menjaga Ideologi Bangsa

Kegiatan sosialisasi yang mengusung tema “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika” tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. Para kader dari berbagai wilayah hadir untuk menyimak pencerahan mengenai penguatan wawasan kebangsaan.

Dalam pemaparannya, legislator asal Jawa Timur ini menekankan bahwa nama besar organisasi membawa konsekuensi moral yang besar. Setiap anggota Pemuda Pancasila dituntut untuk senantiasa mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap tindakan dan tutur kata sehari-hari.

“Pengamalan ideologi negara tidak boleh berhenti pada tataran retorika atau simbol semata. Sikap dan tindakan nyata di tengah masyarakat merupakan cerminan paling konkret dari komitmen terhadap Pancasila,” ujar Labib, Kamis (15/10/2026).

Penguatan Silaturahmi Berkelanjutan di 27 Kecamatan

Guna memastikan konsistensi pergerakan dan konsolidasi organisasi, Ahmad Labib mengusulkan adanya agenda silaturahmi berkala. Langkah ini dinilai strategis mengingat jejaring Pemuda Pancasila tersebar luas di seluruh penjuru Kabupaten Lamongan.

Forum silaturahmi tersebut direncanakan melibatkan perwakilan dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan. Pihaknya merancang agar konsolidasi ini dapat dijadwalkan secara rutin minimal empat kali dalam sekeliling tahun anggaran.

Melalui pertemuan berkala, koordinasi antarwilayah diharapkan berjalan lebih lancar dan responsif. Selain itu, dinamika sosial di tingkat tapak dapat terserap dengan baik untuk ditindaklanjuti secara bergotong royong.

Kehati-hatian dan Langkah Terukur Organisasi

Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Lamongan, David Rigi Afandi yang hadir mendampingi jalannya acara, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif sosialisasi ini. “Kami berkomitmen organisasi untuk terus bergerak melakukan pembinaan anggota secara terukur,” kata Kaji David sapaan akrab David Rigi Afandi.

Kaji David menekankan bahwa dalam menjalankan roda organisasi dan program kemasyarakatan, seluruh pengurus dan anggota senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian. Langkah ini diambil agar keberadaan organisasi selalu memberikan dampak positif dan kondusif bagi masyarakat sekitar.

Sinergi antara pemangku kebijakan di tingkat pusat dan pengurus daerah ini diharapkan semakin memperkokoh soliditas internal Pemuda Pancasila Lamongan. Kader di tingkat basis pun diharapkan mampu menjadi contoh teladan dalam menjaga kerukunan serta toleransi di lingkungan masing-masing.

Melalui edukasi politik dan kebangsaan yang intensif, kader Pemuda Pancasila Lamongan diharapkan mampu bertransformasi menjadi garda terdepan dalam merawat kebinekaan. Di tengah kompleksitas tantangan zaman, pemahaman ideologi yang kokoh menjadi benteng utama pelindung keutuhan bangsa.

Sosialisasi ini juga menandai pentingnya kolaborasi antara wakil rakyat dan elemen pemuda daerah dalam merawat wawasan kebangsaan. Langkah berkesinambungan ini menjadi investasi sosial yang vital demi menjaga stabilitas dan persatuan di Kabupaten Lamongan ke depan.

Wartawan: P Joce H, Editor: M Ilham Firnanda