NOWTOOLINE, LAMONGAN — Kabar menggembirakan datang dari Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di Desa Keduyung resmi menyatakan kesiapan untuk mulai beroperasi. Fasilitas pelayanan gizi ini dijadwalkan menjalani operasional perdana pada Senin (26/1/2026), sebagai langkah awal menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang lebih merata bagi masyarakat.
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Pengelola SPPG Keduyung, Ismawan, ST, yang mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya seluruh persiapan operasional dapur gizi tersebut.
“Alhamdulillah, SPPG Keduyung sudah siap beroperasi. Insyaallah Senin, 26 Januari, kami akan menjalankan operasional perdana. Mudah-mudahan keberadaan SPPG ini bisa benar-benar berdampak positif bagi warga sekitar,” ujar Ismawan, Kamis (22/1/2026).
Menurut Ismawan, SPPG Keduyung dibangun dengan mengacu pada standar Badan Gizi Nasional (BGN). Mulai dari tata letak dapur, kebersihan lingkungan, hingga proses pengolahan makanan, seluruhnya dirancang untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
“Dapur ini kami bangun sesuai standar BGN. Saat proses pembangunan, saya pribadi merasa sangat terharu. Banyak anak-anak sekolah yang sepulang sekolah mampir dan bertanya kapan dapur ini mulai beroperasi. Dari situ semangat kami semakin bertambah,” katanya.
Pada tahap awal, SPPG Dapur MBG Desa Keduyung akan melayani sebanyak 1.825 penerima manfaat. Mereka tersebar di enam desa di wilayah Kecamatan Laren, menjadikan dapur gizi ini sebagai salah satu pusat layanan pemenuhan gizi yang strategis di wilayah pesisir Lamongan.
Angka tersebut sekaligus mencerminkan komitmen kuat pengelola dalam mendukung program pemenuhan gizi yang berkelanjutan, khususnya bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
Dukungan dan apresiasi juga datang dari unsur TNI. Danramil Laren, Kapten Inf Yoto, menilai kehadiran SPPG Dapur MBG di Desa Keduyung sebagai langkah nyata yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami dari Koramil Laren sangat mengapresiasi berdirinya dan kesiapan SPPG atau Dapur MBG di Desa Keduyung. Ini adalah langkah nyata yang sangat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak dan warga sekitar,” tegas Kapten Yoto.

Ia juga menegaskan bahwa Koramil Laren siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh demi kelancaran operasional SPPG ke depan. “Kami berharap SPPG ini bisa berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang. TNI, khususnya Koramil Laren, siap mendukung kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Dengan segera beroperasinya SPPG atau Dapur MBG di Desa Keduyung, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pengelola, aparat kewilayahan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan pemenuhan gizi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi warga Kecamatan Laren serta Kabupaten Lamongan secara umum.
“Dengan pemenuhan gizi ini diharapkan bisa meningkatkan pola pikir yang cerdas serta mencetak generasi yang mandiri dan bertanggung jawab terhadap kelanggengan bangsa Indonesia,” tutur Kapten Inf Yoto.
