Daerah  

Menelusuri Bisnis Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Desa Sekarbagus

Banner pengumuman dibukanya pendaftaran perangkat desa di depan Kantor Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Lamongan, Selasa (8/3/2022), Foto : Abdul Muntholib)

NOWTOOLINE, LAMONGAN –  Penghasilan tetap perangkat desa selain Sekretaris Desa saat ini paling sedikit Rp. 2.022.200,- atau setara 100% dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan ruang II/a.

Dari besarnya gaji tersebut, bisa menjadi salah satu bahan atau pemicu bagi Kepala Desa (Kades) untuk melancarkan bisnis jual beli jabatan perangkat desa.

Diduga hal ini bakal dilakukan Kades Sekarbagus, Kecamatan Sugio. Bahkan informasi ini semakin santer dan menyeruak hingga menjadi trending topik di beberapa warung setempat.

Pasalnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Sekarbagus saat ini telah membuka pendaftaran penjaringan perangkat desa mulai tanggal 24 Februari 2022 hingga 11 Maret 2022.

Meski penjaringan perangkat desa dilaksanakan melalui proses ujian. Namun beberapa tokoh masyarakat meragukan prosesnya bisa berjalan secara jujur dan adil.

Untuk diketahui bersama bahwa jabatan perangkat desa yang akan direbutkan para pendaftar adalah Kaur Keuangan, Kepala Dusun (Kasun) Wonosari, Kasun Menengahi dan Kasun Sekaran.

Dari data yang berhasil dihimpun awak media nowtooline.com terdapat 4 (empat) calon perangkat desa diduga memang sudah dielus-elus atau dikantongi oleh Imam Mustaqim selaku Kades Sekarbagus untuk dimuluskan jalannya.

Nah, bagaimana memuluskan jalannya empat calon perangkat desa yang berinisial HA, NR, WA dan AN ini ? Bisa saja dengan memberikan bocoran jawaban dari soal yang akan diujikan kepada seluruh calon perangkat desa yang mendaftar.

Ke empat inisial tersebut, saat ini sudah mulai menjadi perbincangan hangat di Desa Sekarbagus. Bahkan konon kabarnya mereka diduga sudah memberikan upeti kepada Kades Sekarbagus sesuai harga yang telah di tentukan.

Meskipun penjaringan masih dalam proses pendaftaran, data yang berhasil dihimpun awak media nowtooline.com telah menemukan adanya indikasi dan dugaan kuat yang mengarah pada proses jual beli jabatan perangkat desa.

“Saya ndak mau menyebutkan nilai pastinya mas. Tapi harga dari sebuah jabatan perangkat desa itu segitu mahal dan sangat fantastik,” ucap salah satu tokoh masyarakat Desa Sekarbagus yang tidak mau disebutkan namanya.

Kepala Desa Sekarbagus, Imam Mustaqim.

Dikemukakannya, walaupun nilai tersebut terbilang sangat mahal tapi jabatan perangkat desa masih banyak di minati bahkan jadi rebutan. “Mahal tapi banyak yang merebut. Mungkin pertimbangannya adalah ganjaran dan gaji perangkat desa yang saat ini sudah terbilang lumayan untuk ukuran orang desa,” pungkasnya.

Adanya indikasi dugaan jual beli jabatan perangkat desa ini, Kades Sekarbagus Imam Mustaqim saat dikonfirmasi melalui jaringan satelit terlihat tidak aktif. Bahkan saat dikunjungi awak media nowtooline.com ke kantor Desa Sekarbagus, dirinya juga tak terlihat sama sekali.