Daerah  

Renovasi Puskesmas Turi Terkesan Molor, Kenapa Bisa Begitu ?

Puskesmas Turi telah sedang proses pengerjaan renovasi ruang dari anggaran APBD 2022, Foto ( Kusnadi )

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Puskesmas Turi telah sedang dalam proses pengerjaan proyek renovasi penambahan ruang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022 senilai Rp 1.244.361.000,-.

Penambahan ruang Puskesmas Turi atas Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor itu tak lain dengan harapan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Turi dan sekitarnya.

Namun proses pengerjaan penambahan ruang Puskesmas Turi dengan tanggal awal kontrak 18 Juli 2022 tersebut terkesan molor dari waktu pelaksanaan yakni 120 hari.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun awak media nowtooline.com, progress proyek renovasi yang dikerjakan CV Trio Jaya dengan konsultan pengawas CV Arraya Konsulindo itu terlihat kurang dari 50 persen

Selain progress bangunan masih setengah jadi dari target waktu pelaksanaan, proyek dengan anggaran mencapai miliaran tersebut, diduga mutu dan kualitas bahan material yang digunakan tidak sesuai dengan spek atau rancangan anggaran biaya (RAB).

Salah satu staff dan atau pegawai Puskesmas Turi yang enggan menyebutkan namanya mengaku, tidak tahu menahu secara detail proyek pengerjaan renovasi tersebut.

“Memang sich, kalau melihat waktu pelaksanaan dan tanggal kontraknya harusnya renovasi sudah mau selesai pengerjaannya. Tapi kenapa hingga saat ini masih seperti itu. Saya sendiri juga tidak tahu apa kendalanya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mandor pemborong renovasi ruang Puskesmas Turi tersebut mengaku, pengerjaan proyek itu harus selesai kalau ada bahan bangunannya (material).

Kalau tertunda, ungkap mandor, malah membengkak waktu pengerjaannya. Artinya yang seharusnya satu Minggu bisa selesai malah molor 2 bulan. “Saya kan hanya sebagai pemborong,” katanya.

Sampai dengan berita ini diturunkan, pihak CV Trio Jaya dan konsultan pengawas CV Arraya Konsulindo belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut.

Terkait hal ini, Komisi A DPRD berencana akan melakukan sidak ke Puskesmas Turi yang proses pengerjaannya terkesan molor dari waktu pelaksanaannya.