banner 728x250

Sambil Berbagi, Bupati Lamongan Sosialisasikan Perpanjangan PPKM Level 4

  • Bagikan
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat mensosialisasikan PPKM Darurat Level 4 sambil berbagi paket sembako kepada pedagang di PKL belakang Masjid Agung Lamongan, Senin (26/7/2021), Foto : Prokopim/NowTOOLINe)

NowTOOLine, LAMONGAN – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mensosialisasikan perpanjangan PPKM Darurat Level 4 kepada para pedagang yang ada di PKL belakang Masjid Agung Lamongan. Sosialisasi tersebut dilakukannya sambil membagikan paket sembako.

Untuk diketahui, bahwa Presiden RI Joko Widodo telah resmi memutuskan memperpanjang penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 4 mulai tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021.

banner 468x60

“Sebenarnya perpanjangan ini tidak menutup, justru membolehkan bagi para pedagang. Hanya saja yang diatur adalah jam tutupnya sekaligus yang beli tidak boleh berlama-lama, menurut saya makan 20 menit sudah cukup,” ujar Pak Yes sapaan Yuhronur Efendi usai membagikan paket sembako kepada para pedagang dan Juru Parkir di PKL belakang Masjid Agung Lamongan, Senin (26/7/2021).

Pak Yes mengungkapkan, sebenarnya sudah banyak kelonggaran karena penanganan Covid-19 di Lamongan sudah semakin baik. Menurutnya, angka kesembuhan dan kasus aktif Covid-19 sudah bisa ditekan dengan baik pula. “Yang jelas kita lihat dari grafik beberapa hari ini sangat landai sekali termasuk angka kematiannya,” ucap Pak Yes seraya menegaskan bahwa hajatan masih belum diperbolehkan.

Sementara itu, Kapolres AKBP Miko Indrayana menuturkan, sesuai Instruksi Mendagri No.24 Tahun 2021 Kabupaten Lamongan termasuk daerah yang harus memberlakukan PPKM Level 4.

“Jangan sampai adanya anggapan relaksasi kelonggaran. PPKM Level 4 tetap kita laksanakan. Hanya pengaturan jam operasionalnya saja yang seperti di sampaikan oleh Bapak Bupati,” ucap Miko.

Miko Indrayana menambahkan, sampai dengan saat ini sebanyak 64 warga Lamongan yang mendapatkan sanksi administrasi karena tidak menggunakan masker. Sedangkan sanksi teguran, ungkap Miko, sekitar lebih dari 5 ribu warga.

“Bapak Bupati juga menggenjot sosialisasi penggunaan masker dengan membuka gerai masker gratis di pasar tradisional dan pusat sentra ekonomi. Begitu warga kedapatan tidak memakai masker saat masuk pasar langsung dipakaikan masker gratis,” kata Miko.

Dikesempatan yang sama, salah satu Juru Parkir di PKL belakang Masjid Agung Lamongan Irkham Arif mengaku senang adanya sosialisasi PPKM Level 4 yang barengi dengan pembagian paket sembako.  “Alhamdulillah ada perhatian dari Bapak Bupati. Karena saat PPKM ini sepi, jalan-jalan pada di tutup. Semoga pandemi segera berakhir dan aktivitas bisa berjalan normal kembali,” ujar Irkham Arif. ()

banner 468x60
  • Bagikan