banner 728x250

TITD Klenteng Kwan Sing Bio Diserbu Warga Tuban, Ada apa ?

  • Bagikan
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Dandim 0811 Letkol Inf Viliala Romadhon saat meninjau vaksinasi di TITD Klenteng Kwan Sing Bio, Kamis (12/8/2021), Foto : Pendim Tuban/NOWTooline)

NOWTOOLINE, TUBAN – Ribuan warga terpantau keluar masuk TITD Klenteng Kwan Sing Bio mengikuti vaksinasi keliling Kodim 0811 Tuban. Mereka sangat antusias ingin divaksin tahap ke-2 (dua) karena telah jenuh dengan adanya pandemi Covid-19.

Program Serbuan Vaksin Kodam V Brawijaya, Korem 082/CPYJ dan Kodim 0811 Tuban ini, bekerjasama dengan pihak Klenteng. Ada 3.500 dosis vaksin yang ditargetkan habis dalam sehari.

banner 468x60

Serbuan Vaksin di klenteng ini telah dibuka sejak pagi. Sebelum masuk setiap peserta wajib memakai masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan dengan hand sanitizer, hingga jaga jarak untuk menunggu antrian.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky sapaan Lindra mengapresiasi keikutsertaan masyarakat dalam mengikuti vaksinasi pencegahan Covid-19.

“Antusiasme masyarakat Tuban untuk divaksin cukup tinggi,” kata Lindra bersama Dandim 0811 Letkol Inf Viliala Romadhon disela-sela pemantauan vaksinasi, Kamis (12/8/2021).

Lindra meminta, agar warga masyarakat tidak mudah percaya dengan adanya kabar di luar yang menyebut Vaksin Covid-19 berbahaya. Ia juga meyakinkan bahwa vaksin aman untuk digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Vaksin itu aman dan halal. Jadi saya harap mereka jangan percaya kabar hoax jika vaksin itu berbahaya. Dan hari ini, Kodim Tuban menyiapkan 4.700 dosis sebagai cadangan apabila 3.500 dosis vaksin habis pada hari ini,” ucap Ketua Satgas Covid-19 Tuban.

Sementara itu, Letkol Inf Viliala Romadhon menilai, TITD Klenteng Kwan Sing Bio (KSB) Tuban memiliki tempat yang luas dan ideal. Viliala mengaku, menyediakan vaksin sebanyak 3.500 dosis. “Selain itu kita juga masih ada cadangan 4.700 dosis,” kata Viliala didampingi Ketua Pemilik Domisioner TITD Klenteng Kwan Sing Bio (KSB), Alim Sugiantoro

Viliala menjelaskan, vaksinasi keliling atau On The Road ini untuk memberi edukasi kepada warga masyarakat luas setelah vaksinasi massal yang digelar di Markas Kodim 0811 Tuban beberapa waktu lalu.

“Vaksin di kelenteng ini bukan untuk kalangan tertentu saja. Tapi untuk masyarakat umum dari kecamatan lain pun juga boleh ikut,” tutur Dandim.

Selaku pihak klenteng, Alim Sugiantoro menyampaikan terima kasih karena dipercaya untuk memfasilitasi vaksinasi keliling TNI. Dukungan tersebut diberikan, menurutnya, untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Tuban supaya berjalan sesuai target.

“Kami terus mendukung program Pemerintah untuk menurunkan laju Covid-19 ini melalui Vaksinasi,” ucap Alim.

Di sisi lian, salah satu peserta aksin Windi Astutik mengaku sempat merasa ketakutan saat disuntik. Kendati demikian, perempuan cantik ini mendukung penuh program vaksinasi.

“Ya agak takut begitu, deg-deg plas, namun demi menjaga imunitas maka harus berani vaksin,” kata Windi yang sudah vaksinasi kedua ini.

Windi juga mengaku, tidak mengalami efek negatif setelah vaksin bahkan badannya tetap sehat dan normal seperti sebelumnya.

“Ayo ikuti vaksinasi agar terbentuk herd immunity guna menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Tuban,” tutur Windi salah satu warga Latsari yang mengikuti pelaksanaan vaksinasi di TITD Klenteng Kwan Sing Bio. ()

banner 468x60
  • Bagikan