News  

HUT Lantas ke-71, Polres Lamongan Gelar Donor Darah Bersama Ojol

Satlantas Polres Lamongan menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah (Foto: Humas Polres for Nowtooline
Satlantas Polres Lamongan menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah (Foto: Humas Polres for Nowtooline

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Sebanyak 137 orang mengikuti bakti kesehatan donor darah yang digelar Satlantas Polres Lamongan dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan, Kamis (17/9/2026), dengan melibatkan personel kepolisian serta komunitas ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang).

Satlantas Polres Lamongan menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama sekitar empat jam, mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.30 WIB.

Donor darah dilaksanakan di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan dan kepedulian sosial yang melibatkan unsur internal kepolisian sekaligus masyarakat.

Sebanyak 137 orang tercatat mengikuti donor darah. Peserta terdiri atas 117 anggota Polres Lamongan dan jajaran serta 20 orang dari komunitas ojol dan opang di wilayah Kabupaten Lamongan.

Keterlibatan komunitas pengemudi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan. Selain membantu menambah jumlah peserta donor, kehadiran ojol dan opang menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara kepolisian dan kelompok masyarakat dalam kegiatan sosial.

Pelayanan donor darah melibatkan Kasi Dokkes Polres Lamongan Penata Tk I Ariy R., S.Kep., Ns., bersama personel Sie Dokkes Polres Lamongan. Petugas dari PMI Cabang Lamongan juga turut memberikan pelayanan selama proses donor berlangsung.

Bentuk Kepedulian Sosial

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi Polri kepada masyarakat. Kegiatan juga menjadi bagian dari pengabdian dalam momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

โ€œKegiatan donor darah ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap sesama. Kami berharap darah yang terkumpul dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dengan komunitas Ojol dan Opang di Kabupaten Lamongan,โ€ ujar Hamzaid.

Donor darah memiliki konteks sosial yang lebih luas karena darah yang terkumpul dapat menjadi bagian dari persediaan yang dikelola melalui PMI untuk kebutuhan pelayanan kesehatan. Ketersediaan darah diperlukan dalam berbagai kondisi medis, sehingga kegiatan donor masyarakat dapat menjadi salah satu bentuk partisipasi sosial.

Dalam kegiatan ini, kontribusi tidak hanya datang dari personel kepolisian. Sebanyak 20 peserta dari komunitas ojol dan opang juga ambil bagian, sehingga kegiatan mempertemukan unsur kepolisian dengan kelompok masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Lamongan.

Libatkan PJU hingga Komunitas Ojol dan Opang

Peserta kegiatan mencakup pimpinan pejabat utama (PJU) Polres Lamongan, para kapolsek jajaran, anggota Polres Lamongan dan jajaran, serta perwakilan komunitas ojol dan opang.

Komposisi peserta tersebut menunjukkan bahwa kegiatan donor darah dirancang sebagai kegiatan bersama. Polres Lamongan melalui Satlantas tidak hanya melibatkan personel internal, tetapi juga membuka partisipasi bagi komunitas masyarakat.

Dari sisi pelaksanaan, keberadaan petugas Dokkes Polres Lamongan dan PMI Cabang Lamongan menjadi bagian dari dukungan teknis kegiatan. Pelayanan tersebut diperlukan agar proses donor darah dapat berlangsung sesuai prosedur pelayanan kesehatan yang diterapkan oleh petugas.

Pada saat yang sama, kegiatan donor darah juga menghadirkan manfaat berupa penguatan interaksi antara kepolisian dan masyarakat. Komunitas ojol serta opang yang mengikuti kegiatan dapat mengambil peran dalam aksi sosial bersama, bukan hanya dalam konteks aktivitas transportasi dan pelayanan masyarakat sehari-hari.

Tantangan dan Keberlanjutan

Kegiatan donor darah yang digelar dalam momentum HUT Lantas menjadi kesempatan untuk mendorong kepedulian sosial secara berkelanjutan. Tantangannya adalah bagaimana semangat berbagi tersebut tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi dapat terus tumbuh melalui partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan lainnya.

Dalam konteks pelayanan publik, sinergi antara kepolisian, komunitas masyarakat, tenaga kesehatan, dan PMI juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan sosial di daerah. Namun, manfaat nyata dari kegiatan donor darah tetap bergantung pada pengelolaan dan pemanfaatan darah sesuai kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan.

Polres Lamongan menyampaikan harapan agar darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Di sisi lain, keterlibatan komunitas ojol dan opang menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat sosial.

Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dengan kegiatan donor darah akhirnya tidak hanya menjadi agenda seremonial. Dengan melibatkan 137 peserta dari unsur kepolisian dan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya saling membantu sekaligus membangun kolaborasi sosial di Kabupaten Lamongan.

Ke depan, kesinambungan kegiatan kemanusiaan dan keterlibatan berbagai komunitas dapat menjadi ruang untuk memperluas manfaat bagi masyarakat. Semangat berbagi yang dibangun melalui donor darah diharapkan terus berkembang menjadi kepedulian sosial yang hadir secara konsisten di tengah masyarakat Lamongan.

 

Wartawan: P Joce H, Editor: M Ilham Firnanda