banner 728x250

Pileg dan Pilpres 2024, PDI Perjuangan Incar Hattrick Menang

  • Bagikan
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak Sri Rahayu membuka Rakercab DPC PDIP Lamongan secara virtual, Kamis (10/06/2021), (Foto : Awan)

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak Sri Rahayu mengatakan, PDI Perjuangan mempunyai keinginan dan mimpi besar untuk hattrick kali berturut-turut memenangkan Pileg dan Pilpres di tahun 2024.

“PDI Perjuangan akan mampu merealisasikan mimpi dan keinginan kemenangan yang ketiga kali Pileg dan Pilpres di tahun 2024. Saya yakin itu tidak sulit,” ujar Sri Rahayu saat membuka Rakercab DPC PDIP Lamongan secara virtual, Kamis (10/06/2021).

banner 468x60

Memang di tahun 2024, Sri sapaan akrab Sri Rahayu mengungkapkan, banyak agenda penting dan besar yang harus dipersiapkan oleh partai berlambang banteng moncong. Selain memenangkan Pileg dan Pilpres, jelas Sri, juga Pilkada di bulan Oktober 2024 sehingga ini memerlukan energi yang luar biasa besar baik fisik maupun pemikiran.

“Tapi bagaimana kita harus mengelolah energi yang kita punya secara cerdas, sistematis dan implementatif. Dan yang paling penting harus mampu mengenali benang kusut yang ada. Sehingga nantinya kita bisa mengkonsolidir kekuatan PDIP agar bisa memenangkan tahun 2024,” akunya.

Untuk mempersiapkan kemenangan di tahun 2024, Sri menuturkan, PDI Perjuangan harus memperkuat barisan dan jaringan hingga ke tingkat bawah dengan melakukan konsolidasi.

“Jika konsolidasi dan turun ke lapangan ini semakin sering kita lakukan maka akan memberikan pengaruh besar pada suara kita di tahun 2024. Terutama merangkul para milenial-milenial yang jumlahnya semakin besar saat ini,” katanya.

Saat ini semuanya tidak bisa secara instan, Sri menegaskan, bagaimana merebut suara dari para milenial itu di tahun 2024.  Tentu, menurutnya, dengan program-program yang menggunakan skala prioritas dan schedule yang jelas dan terlaksana dengan baik.

“Utamanya milenial yang umurnya 13-14 tahun. Karena di tahun 2024 mereka sudah memiliki hak pilih untuk mencoblos. Jadi kita harus memberikan sentuhan dan gerakan masif kepada mereka. Saya yakin pada akhirnya mereka akan terbiasa dengan PDIP,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, Sri berharap, anggota PDIP yang saat ini duduk di legislatif juga harus turut serta turun menyampaikan program seperti penanganan stunting melalui posyandu.

“Para legislatif jangan hanya menunggu. Mereka harus turun ke desa-desa menyentuh langsung masyarakat disaat program-program seperti  stunting. Sesuai keinginan Ketua Umum PDIP, kita harus menang di tahun 2024 untuk mewujudkan Desa Maju, Indonesia Kuat dan Berdaulat,” ujar Sri.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan Sa’im menegaskan keinginan Megawati Soekarnoputri PDI Perjuangan mentargetkan menang Pileg dan Pilprres di tahun 2024.

“Maka kader atau pengurus di bawah tidak bisa terus santai dan malas. Tentunya kita melakukan konsolidasi dan komunikasi politik terhadap tokoh-tokoh. Yang menjadi skala prioritas adalah dimana seluruh mesin politik ini akan akan kita tata dan kita pastikan di tahun 2022 akan selesai semua,” aku Sa’im.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Ida Bagus menyatakan, DPC PDI Lamongan wajib merealisasikan kemenangan dengan raihan 10 kursi legislatif di tahun politik 2024.

“PDI Perjuangan Lamongan harus bekerja keras untuk kemenangan di tahun 2024. Bukan hanya terucap di bibir saja tapi bagaimana untuk merealisasikan itu harus ditopang dengan konsolidasi mesin partai sampai ke tingkat ranting,” ucap Ida Bagus usai memimpin Rakercab DPC PDI Lamongan.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang turut hadir di Rakercab Nasyirul Falah Amru mengatakan, demi mencapai target hattrick kali berturut-turut Pileg dan Pilpres di tahun 2024 harus merapatkan barisan internal. “Bagi kader maupun pengurus PDI Perjuangan hukumnya fardhu ain dan tidak boleh tinggal diam untuk terus mensupport konsolidasi banteng-banteng Lamongan,” kata Gus Falah sapaan Nasyirul Falah Amru. ()

banner 468x60
  • Bagikan