banner 728x250

Dampak Pandemi Covid-19 dan PPKM, Bupati Lamongan Ajak Masyarakat Laksanakan Gerakan Ayo Nguliner

  • Bagikan
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat hendak membeli dan menikmati makanan khas Lamongan Nasi Boranan, Jumat (6/8/2021), Foto : Prokopim Lamongan/NOWTooline)

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak masyarakat Lamongan melaksanakan Gerakan Ayo Nguliner untuk memulihkan kembali ekonomi Lamongan dan membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil di Lamongan akibat dampak pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai.

Terlebih adanya pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), kata Pak Yes sapaan Yuhronur Efendi, membuat aktifitas perputaran ekonomi seperti perdagangan menjadi sangat terbatas.

banner 468x60

“Saya mengajak masyarakat Lamongan,  PNS, Pengusaha, Karyawan, siapa saja, yang memiliki rezeki cukup bahkan lebih untuk ayo nukoni (membeli) pedagang-pedagang ini. Ayo nguliner, kuliner Lamongan. Setidaknya dengan gerakan nguliner, tuku (beli), ini mereka bisa terbantu,” ucap Pak Yes, Jumat (6/8/2021).

Dengan adanya gerakan ini, Pak Yes berharap, pelaku usaha atau pedagang kecil yang mengalami penurunan pendapatan bahkan mengalami kerugian dapat kembali bangkit.

“Pandemi belum selesai, saya harap Gerakan Ayo Nguliner ini bisa membangkitkan pendapatan mereka akibat sepinya pembeli karena dampak pandemi dan pelaksanaan PPKM,” katanya.

Berbagai bantuan dari pemerintah seperti sembako telah disalurkan. Tapi, Pak Yes menilai, bantuan tersebut hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan dalam hitungan hari. Perlu adanya bantuan dari masyarakat yang dianggap memiliki penghasilan berlebih.

“Tidak ada ruginya juga bagi kita dengan melakukan Gerakan Ayo Nguliner ataupun ayo nukoni. Selain bisa menikmati makanan yang kita sukai. Kita juga beramal dan membantu mereka yang membutuhkan. Hanya dengan membeli dagangan mereka,” ujar Pak Yes menyikapi dampak pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai dan adanya pelaksanaan PPKM di Lamongan. ()

banner 468x60
  • Bagikan