banner 728x250

Kunjungi Lamongan, Wamendag RI Dorong Optimalisasi SRG

  • Bagikan
Wamendag RI Jerry Sambuaga saat mengunjungi pasar sidak kestabilan harga kebutuhan pokok dan gudang SRG di Kabupaten Lamongan, Kamis (10//06/2021) Foto : Prokopim Lamongan)

NOWTOOLINE, LAMONGAN – Kontribusi pemerintah daerah serta pelaku usaha sangat diperlukan dalam mendorong optimalisasi Sistem Resi Gudang (SRG) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani. Mengingat Kabupaten Lamongan merupakan salah satu produsen beras terbesar di Indonesia.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga menyebutkan dari total 23 gudang SRG yang dibangun oleh Kemendag di Provinsi Jawa Timur dan tersebar di  17 Kabupaten satu diantaranya berada di Kabupaten Lamongan. Ia mengatakan, kehadirannya ke Lamongan selain mengobservasi gudang secara langsung juga memastikan pengoptimalan kemanfaatan SRG bagi masyarakat.

banner 468x60

“Problemnya saat ini adalah tidak optimalnya SRG. Sehingga petani tidak mendapat kemanfaatannya begitu juga kontribusi pemerintah dan pelaku usaha sangat penting. Karena kita tahu, Lamongan menjadi salah satu produsen beras terbesar di Indonesia,” tutur Jerry Sambuaga dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lamongan, Kamis (10/06/2021).

Lebih Lanjut Jerry sapaan akrab Jerry Sambuaga mengungkapkan, pihaknya telah membangun skema pengoptimalan SRG. Kedepan, ia berharap SRG dapat difungsikan dengan baik khususnya saat harga gabah naik petani dapat menjualnya.

“Pemkab harus bisa segera mencari pengelola gudang dengan SRG terutama komoditi Lamongan seperti gabah, beras, kedelai dan jagung dengan tujuan kesejahteraan petani dengan adanya tunda jual dari sistem tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, Jerry juga menyampaikan, untuk dapat menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok Pemkab Lamongan harus bisa melihat distribusi kebutuhan pasar.

“Kami harap terus jaga kondisi harga kebutuhan pokok untuk masyarakat  dengan melihat distribusi kebutuhan ke pasar,” ucap Jerry.

Jerry juga meninjau gudang SRG di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan bersama bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Lamangon Abdul Rouf,  dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan, serta Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG dan PLK Bappeti Kemendag Widiastuti.

Turut mendampingi saat peninjauan bersama Wamendag, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, dukungan upaya pengembangan SRG yang dinilai mampu menjadi pendorong perekonomian bagi masyarakat.

“Ini merupakan salah satu gudang yang sudah disediakan oleh Menteri Perdagangan. Fungsi pengelola disini, selain menjaga tentu dapat menjembatani akses pemasaran dan pembiayaan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Wamendag RI ini dapat memberikan motivasi bahwa menunda jual beli bagi petani saat harga gabah turun sangat bermanfaat. ”Mudah-mudahan kehadiran dan atensi Wamendag kesini dapat memberikan kita semangat dan gudang yang belum optimal dapat dioptimalkan,” tutur Emil.

Sementara  itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, sebagai salah satu penyangga pangan nasional, perlunya memberi perlindungan kepada petani. Selain telah memfasilitasi petani untuk ikut asuransi usaha tani padi (AUTP), ungkapnya, diperlukan instrument untuk menjaga harga gabah yang turun saat puncak musim panen tiba.

“Kita akan terus berupaya dengan berbagai cara agar masyarakat sejahtera, khususnya untuk menjaga harga gabah yang selalu turun saat puncak musim panen tiba. Kehadiran fungsi resi gudang diharapkan menjadi jawaban. Dimana barang yang lolos uji kelayakan diberikan sertifikat resi gudang yang kedepannya dapat dimanfaatkan lagi oleh petani,” kata Yuhronur Efendi.

Pak Yes sapaan Yuhronur Efendi mengaku, telah melakukan upaya pengoptimalan fungsi SRG dengan berbagai pihak untuk menjadi pengelola. “Selain itu juga telah berkoordinasi dengan BAPPETI Kemendagri,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan (Disperindag Lamongan) Mokhammad Zamroni menyatakan, akan segera mempersiapkan calon pengelola SRG.

“Sebenarnya sudah ada beberapa yang menginginkan bisa mengelola sesuai dengan ketentuan SRG,” akunya.

Terkait arahan dan himbauan dari Wamendag RI agar menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, Roni sapaan akrab Mokhammad Zamroni mengatakan, akan bekerjasama dengan OPD terkait.

“Dengan OPD lainnya, kita akan terus memantau perkembangan dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok yang ada di Lamongan demi menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok saat ini,” ujar Roni saat mendampingi kunjungan kerja Wamendag RI Jerry Sambuaga untuk mendorong optimalisasi SRG di Kabupaten Lamongan. ()

banner 468x60
  • Bagikan